MOVE -2 days

2:59 AM 0 Comments A+ a-

jarak perjalanan kurang lebih  selama satu setengah jam. Sesampaiannya disana, kami langsung bergegas mencari kamar panitia yaitu di sebuah gubug kecil di sebelah selatan aula. Subhanallah, kata itu yang terlintas di dalam benakku, lingkungannya masih asri. Beberapa gubug, ada yang bertingkat pula seperti rumah panggung, menghiasi tempat bekas barak pengungsian ini. Sebuah kolam ikan indah berada tepat di samping gubug panitia yang kami tempati.
Wilayah ini cukup luas berupa masjid, aula utama, pos satpam, beberapa gubug yang jika dihitung kira-kira berjumlah belasan juga deretan toilet yang cukup memadai. Jalanan di wilayah ACT belum beraspal. Semua murni tanah dengan batu-batuan yang cukup besar. Rerumputan dan pepohonan perdu turut memberi semarak.
kala Azan maghrib tiba, kami bergegas mensucikan diri, berwudhu di dalam kamar mandi. Kamar tersebut cukup bersih, masih terjaga. Kami melaksanakan sholat berjamaah bersama guru juga panitia yang lain, di gubug panitia.
Seseudah melaksanakan sembahyang maghrib, kami menuju ke arah aula, karena acara makan malam, tilawah, dan temu mentor segera dimulai. Wah, ini nih yang ditunggu, apalagi kalau bukan,,MAkan! hehe, sebungkus nasi padang menjadi menu malam itu. Uenak!
Selepas makan, acara dilanjutkan dengan sharing-sharing bersama mentor juga disertai dengan tilawah.
Acara berlanjut dengan pengisian materi yang diisi oleh salah seorang trainer JAN, yaitu ustad dennis. Namun, khusus tim outbond diadakan rapat pada saat itu. Rapat di adakan tak jauh dari aula yaitu masjid. Masjid yang lumayan luas. Banyak hal yang dibahas di dalam rapat tersebut mulai dari penjagaan tiap pos. Karena ada dua orang yang bertugas menjaga pos tidak hadir, maka terpaksa pada saat itu dipilihlah dua orang dari panitia untuk menjaga pos. Pos 1 diisi oleh permainan membalikkan trashbag putih yang sudah dipotong dua membentuk koran. Para peserta yang rata-rata berjumlah lima orang, diharuskan membalikkan plastik kresek yang mereka injak itu, entah bagaimana caranya. Pos ini dijaga oleh Mbak Ika dan dek Alifa. Sedangkan ikhwan dijaga oleh zaka dan muhsin.  Pos 2 diisi permainan memindah bola tanpa tangan. Para peserta diharuskan duduk berdampingan dengan kelompoknya, bola dipindahkan dari satu orang ke yang lain dengan tanpa tangan, entah itu menggunakan perut atau yang lainnya. Nah, di pos dua ini dijaga oleh aku dan dhesi. Sedangkan di pos ikhwan dijaga oleh Mas Radi dan Mas tito. Pos ketiga yang letaknya d depan kuburan, diisi oleh permainan memindahkan sarung, seperti permainan hola hop, tetapi karena alatnya tidak ada, kami memakai sarung. Para peserta diharuskan bergandeng tangan dengan peserta yang lain. Dan sebuah sarung yang digantung di leher salah seorang peseta yang posisinya berada di ujung, harus memindahkan sarung itu, entah bagaimana caranya, ke peserta lain di sebelahnya. Pos ini dijaga oleh iva dan rabul. Sedangkan pos ikhwan dijaga oleh lalaz dan broto. Pos 4 yaitu games berupa ihsanul amal dengan memakai ember. Pos ini dijaga oleh mbak alfi, wulan. sedangkan di pos ikhwan dijaga oleh mas Swas, dan Mas Fajri. Pos 5 yang diisi dengan games membuat lingkaran memakai kertas koran, dijaga oleh sofi dan den yayik. Sedangkan pos ikhwan di jaga oleh isa dan fariz.
Setelah pembagian pos-pos, rapat dilanjutkan dengan mengadakan survey ke lokasi. Tau nggak? Survey ke lokasi malam-malam sekitar jam delapan! Gila ya, jalan-jalan tengah malam melewati dua kuburan lagi. Tetapi untungnya, di saat jelajah malam sekaligus survey ini, banyak kunang-kunang yang hadir lalu-lalang mewarnai perjalanan kami. Beneran, Ada Kunang-kunang! wuah keren banget.
Survey selesai, lalu kami bergegas kembali ke gubug panitia dan pergi tidur.

bersambung..