Pesona Candi Bawah Tanah

06.37 0 Comments A+ a-

foto tampak dari atas

Kali ini aku akan menceritakan sebuah tempat bersejarah yang lokasinya tak jauh dari rumahku (jarak sekitar setengah kilometer) yaitu candi sambisari. Ada yang pernah kesana? Kalau belum, aku saranin ketika singgah di daerah kalasan jangan lupa untum menyempatkan mengunjungi candi ini.
Candi Sambisari terletak di Dusun Sambisari, Kelurahan Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Di kawasan Pulau Jawa, Negara Indonesia, Benua Asia, Planet Bumi, Tata surya matahari, Galaksi Bimasakti,....

Sejarah pendirian candi ini bisa searching di google, untuk mengetahui infonya secara lengkap. Namun, akan aku ceritakan ringkasannya, begini..
Penemuan candi Sambisari terjadi secara kebetulan yaitu pada tanggal Juli 1966, ketika seorang petani yang sedang mengolah sawah milik Bapak Karyoinangun, tiba-tiba merasa cangkulnya membentur batu berukir. Ternyata batu itu merupakan bekas reruntuhan candi. Berita tersebut sampai ke kantor Cabang Lembaga Purbakala dan Peninggalan Nasional di Pramabanan. Langkah selanjutnya segera diadakan peninjauan dan penelitian di tempat temuan. Setelah diperoleh kepastian bahwa penemuan tersebut merupakan sebuah candi yang masih terpendam di dalam tanah, maka segera diputuskan untuk menyelamatkannya dengan mengadakan penggalian atau ekskavasi secepatnya.
Kompleks Candi Sambisari terdiri atas candi utama dan 3 buah candi perwara di depannya. Halaman pertama yang berukuran 50 x 48 meter, dikelilingi pagar dari batu putih. Candi utama berukuran 13,65 x 13,65 meter dengan tinggi 7,5 meter, terdiri atas bagian alas (kaki), tubuh, dan atap. Arah hadapnya ke barat dan memiliki satu bilik. Ketiga candi perwara saat ini tinggal bagian kaki, tanpa tubuh dan atap, masing-masing berukuran 4,80 x 4,80 meter.
Di dalam bilik candi utama, terdapat lingga-yoni dengan cerat yoni menghadap ke arah utara. Bilik candi juga mempunyai beberapa relung yang berisi arca. Relung utara berisi arca Durga, relung timur berisi arca Ganeca, dan relung selatan berisi arca Agastya. Di kanan-kiri pintu masuk juga terdapat relung tetapi arcanya sudah hilang.
foto dinding candi
foto tampak dari bawah
Di luar tubuh candi terdapat jalan (selasar) yang mengelilingi tubuh candi yang dibatasi dengan pagar keliling (pagar langkan). Pada selasar ditemukan semacam umpak sebanyak 12 buah (8 berbentuk bulat, 4 berbentuk persegi) yang diduga berfungsi untuk meletakkan tiang-tiang penyangga rangka atap dari kayu. 

Jika hari-hari biasa, candi ini memang tampak sepi. Mungkin karena lokasinya yang berada tidak di pinggir Jalan Raya (Jalan Jogja-Solo). Denahnya bisa melihat gambar dibawah ini. Namun, jika menjelang ramadhan, candi ini ramai oleh penduduk asli di sekitar situ, terutama anak-anak dan muda-mudi. Mereka biasa meluangkan waktu untuk jalan-jalan mengunjungi tempat ini di waktu pagi.

Keunikan dari candi ini adalah letaknya yaitu di bawah tanah. Jika dilihat dari atas, yang nampak dari candi ini hanyalah stupanya saja, untuk melihat bangunan candi secara keseluruhan, kita harus turun kebawah melalui anak tangga batu yang terdapat di situ. Selain karena letaknya, juga karena taman indah di sekitar candi. Beberapa jenis tanaman baik yang berbunga ataupun tidak, menghiasi daerah sekitar candi. Pohon-pohon rindang turut melengkapi keindahan taman di sekitar candi. Dan satu lagi sisi positifnya yaitu HARGA tiket masuk yang amat sangat murah yaitu Rp 2.000,-


So, ayo luangkan waktu kalian datang kesini. Negara kita itu kaya dengan tempat-tempat wisata 9bersejarah) yang asyik untuk dikunjungi ( terutama di daerah jogja :p), gak cuma di luar negeri doank! :D