Infaq terbaik

10:11 PM 0 Comments A+ a-

Seringkali kata infaq diplesetkan oleh orang-orang jahil menjadi "inpak" yang merupakan akronim dari "iuran paksa". Dan biasanya itu terjadi jika infaq tersebut diharuskan dibayar oleh peserta kepada panitia acara dimana jumlahnya sudah ditentukan . Misalnya di bagian registerasi peserta tertulis "infaq Rp 2.000,-"
Terlepas dari fenomena itu, memang ada sebagian orang (sepertinya saya termasuk) yang merasa berat untuk menyisihkan sebagian harta yang dimiliki untuk diinfaqkan. Alasan yang mendasari adalah takut kehilangan harta tersebut apalagi di satu sisi masih ada keinginan yang belum terealisasi dengan harta tersebut.
Kenyataan pula, kalaupun ber-infaq, harta yang diinfaq-kan biasanya barang bekas atau barang yang sudah pernah dipakai. Kadangkala juga uang sisa belanja yang nominalnya hanya sekian ribu. Jarang sekali kita temui, meng-infaqkan barang baru misal baju yang baru saja dibeli dari mall. Atau menjadikan infaq itu adalah prioritas utama setelah mendapat gaji bulanan (bagi yang udah kerja). Hal ini seolah-olah meremehkan keutamaan infaq itu sendiri. Padahal Allah SWT berfirman,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَنْفِقُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا كَسَبْتُمْ وَمِمَّا أَخْرَجْنَا لَكُمْ مِنَ الْأَرْضِ ۖ وَلَا تَيَمَّمُوا الْخَبِيثَ مِنْهُ تُنْفِقُونَ وَلَسْتُمْ بِآخِذِيهِ إِلَّا أَنْ تُغْمِضُوا فِيهِ ۚ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ حَمِيدٌ
Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (di jalan allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kamu. Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu menafkahkan daripadanya, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memincingkan mata terhadapnya. Dan ketahuilah, bahwa Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji. 
Al-Baqarah 267