Keindahan Dunia

07.05 0 Comments A+ a-


زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشَّهَوَاتِ مِنَ النِّسَاءِ وَالْبَنِينَ وَالْقَنَاطِيرِ الْمُقَنْطَرَةِ مِنَ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَالْخَيْلِ الْمُسَوَّمَةِ وَالْأَنْعَامِ وَالْحَرْثِ ۗ ذَٰلِكَ مَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا ۖ وَاللَّهُ عِنْدَهُ حُسْنُ الْمَآبِ
Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).
(Ali-Imron ayat 14)

Pernah mendengar bahwa fitnah terbesar bagi seorang lelaki itu adalah wanita dan memang demikian adanya. Buktinya, hampir di setiap acara-acara hiburan, tempat-tempat hiburan pasti ada wanita di dalamnya. Maka tak heran apabila di dalam ayat ini, kata "wanita" disebutkan pertama kali yang merupakan keindahan yang utama yang menjadi ujian keimanan. Lalu kemudian adalah anak-anak, bagi orangtua atau yang sudah berkeluarga, mendambakan kehadiran seorang anak yang akan menjadi generasi mereka selanjutnya adalah sesuatu hal yang amat dinanti, sehingga menimbulkan kecintaan yang mendalam akan hadirnya seorang anak. Apalagi kalau anak tersebut masih bayi, itu indah banget, pokoknya nge-gemesin..u.u
Lalu seterusnya adalah harta, nah kalo ini dominan ujian keimanan bagi wanita. Makanya ada ungkapan "cewek matre" ya emang sih ungkapan ini hanya untuk orang-orang tertentu tetapi memang pada umumnya wanita seperti itu kalaupun nggak biasanya wanita itu perhitungan kalau soal duit *ups malah curhat #abaikan

Hikmahnya dunia memang indah dengan adanya wanita, anak-anak dan harta tadi, tetapi pada akhirnya kita akan menyadari bahwa disisi Allah-lah tempat kembali yang baik yaitu Syurga. Pada akhirnya kita akan tahu bahwa keindahan yang dijanjikan oleh Allah Di Syurga-Nya jauh lebih hakiki daripada keindahan dunia yang sifatnya sementara. Bukannya nggak boleh mengejar kesenangan dunia, hanya saja lebih menjadikan kesenangan di akhirat itu menjadi prioritas. Kalaupun mendapatkan keduanya, baik kesengan dunia maupun akhirat, itu uueenak banget, beruntung banget dah, siapa sih yang gak mau? 
Tetapi tetep orientasi adalah akhirat. Wallahu 'alam.