Mutiara Qur'an : Dosa Warisan?

5:19 AM 0 Comments A+ a-



Adilkah jika oranglain yang bersalah dan kita yang menanggung dosa??
Adilkah jika misalnya saja ada sang ibu yang berzina lalu anaknya diberi label “anak haram” dan harus dikucilkan? Padahal yang salah siapa?
Adilkah jika seseorang yang diberi amanah menjadi Nabi dan harus menanggung seluruh dosa umatnya dan disalib sebagai penebusan dosa? Adilkah?

Setiap orang di dunia ini pasti memiliki dosa kecuali yang maksum, lalu buat apa pula kita harus menangggung dosa orang lain yang  justru akan menambah beban dosa kita. Ya Allah, dosa kita saja sudah teramat besar pula harus mendapat dosa warisan dari orang lain??? Tetapi itu bukan islam, kawan. Dalam islam tak ada yang namanya dosa warisan. Simak ayat cinta dari Allah SWT berikut ini?
 
أَلَّا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِزْرَ أُخْرَى
 Bahwasanya seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain,
  Q.S. An-najm 38

Islam begitu adil. Setiap orang bertanggungjawab atas dosa yang ia kerjakan dan tidak bertanggungjawab untuk memikul dosa orang lain. Yeah, memang ada kewajiban mengajak orang lain untuk ber-amar ma’ruf nahi munkar namun hanya sebatas menyampaikan bukan untuk memaksakan kehendak kita pada orang tersebut. Contoh kita berdakwah pada preman pasar yang suka malak. Kita udah berdakwah mati-matian misalnya menempuh segala cara dari A-Z tapi dia nya gak mau berubah karena udah merasa nyaman jadi preman yang berkuasa di tempat itu. Apakah kita berdosa karena gagal mengajak preman tersebut bertobat? Tidak, kawan, tidak berdosa, hanya saja kehilangan kesempatan untuk mendapat saudara yang akan kita ajak ke syurga. Namun, bukan berdosa karena kegagalan berdakwah. Hanya mungkin merasa bersalah dengan diri sendiri, itu wajar. 
So, nggak ada yang namanya dosa warisan. Dalam islam yang namanya dosa itu ya ditanggung sendiri-sendiri, adil kan?!