Selalu Memperbaiki Diri

06.49 0 Comments A+ a-



أَتَأْمُرُونَ النَّاسَ بِالْبِرِّ وَتَنسَوْنَ أَنفُسَكُمْ وَأَنتُمْ تَتْلُونَ الْكِتَابَ أَفَلاَ تَعْقِلُونَ
“ Apakah kamu menyuruh manusia untuk berbuat baik, dan kau melupakan dirimu sendiri, padahal kamu membaca Al Kitab, apakah kamu tidak berpikir “ ( Qs Al Baqarah : 44 )

Secara asal-muasal sebab turunnya ayat di atas memang mengacu pada orang-orang Israel sebelum kedatangan Nabi Muhammad, mereka memberitahukan kepada penduduk Madinah bahwa kan datang seorang nabi di akhir zaman di kota ini, dan mereka menyuruh penduduk Madinah untuk beriman kepadanya.  Namun ketika nabi Muhammad saw datang dan ternyata dari golongan Arab,maka seketika itu juga orang-orang Yahudi tidak mau beriman. 

Belajar dari Sejarah dan hikmah dari ayat di atas, bahwa sudah seharusnya kita konsisten dengan apa yang kita yakini. Komitmen yang terucap dengan lisan juga harus dibarengi dengan tindakan yang sepadan. Jangan cuma omong doank, yang penting itu bukti bukan janji-janji palsu.

Tetapi juga jangan menjadikan ayat di atas dalil untuk menghindari dakwah dengan asumsi," Aku belum bisa jadi orang baik, belum saatnya aku berdakwah, toh di ayat tersebut disebutkan untuk memprioritaskan perbaikan diri sendiri dulu baru menyuruh orang lain untuk berbuat kebaikan." Iyakah?

Kenyataannya, kita justru akan lebih termotivasi untuk memperbaiki diri ketika secara bersamaan juga ber amar ma'ruf nahi munkar kepada orang lain, SECARA BERSAMAAN memperbaiki diri sekaligus menyeru kebaikan kepada orang lain. Berarti tidak setengah-setengah dan dakwah parsial tetapi harus utuh.

Oleh karenanya, tidak ada alasan bagi siapa saja untuk tidak bermar ma’ruf dan nahi mungkar, walaupun dia sendiri belum istiqamah, walaupun dia sendiri masih banyak berlumuran dosa, walaupun dia sendiri belum bisa melaksanakan kebaikan….karena dengan amar ma’ruf dan nahi mungkar seseorang akan terpacu untuk selalu berbuat baik dan meninggalkan kemungkaran, dengan demikian amar ma’ruf nahi mungkar merupakan sarana untuk menggembleng diri sendiri dan menggembleng masyarakat secara bersamaan