Resensi Buku "Rahasia Shalat Khusyuk"

8:02 AM 0 Comments A+ a-





Judul Buku      : Rahasia Shalat Khusyuk
Penulis             : Imam Musbikin
Penerbit           : Mitra Pustaka
Tahun Terbit    : Cetakan III, Agustus 2007
Tebal Buku      : 330 hlm

Pernahkah terbesit di pikiran kita suatu pertanyaan, bagaimana sih caranya supaya bisa shalat khusyuk? Yup, saya pun pernah bertanya seperti itu. Rasa penasaran tersebut muncul manakala kita menyadari bahwa terkadang shalat kita sangat jauh dari ke-khusyuk-an. Shalat hanya sekedar penggugur kewajiban. Astaghfirullahhal’adzhim...

Sampai akhirnya saya menemukan buku ini di perpustakaan dan meminjamnya. Saya mempelajari dalam-dalam. Mencermati isi buku ini. Mengungkap rahasia shalat khusyuk. Saya kagum dengan isi buku ini. Banyak hikmah terselip. Kutipan ayat-ayat Qur’an pilihan. Ditambah dengan hasil riset dari para ahli medis tentang hikmah kesehatan yang terkandung dari setiap gerakan shalat. Ternyata semuanya luar biasa. Setiap gerakan shalat mulai dari takbiratul ihram, ruku’, sujud, dan seterusnya memiliki hikmah tersendiri. Misalnya ketika sujud. Tahukah bahwa ternyata dalam kondisi sangat rendah seperti itu. Saat kepala (maaf) berada lebih rendah dari pantat. Saat itulah, bentuk gerakan yang paling sakral yang dilakukan seorang hamba kepada Tuhannya. Sujud adalah sebuah gerakan yang membuat kita tersadar bahwa kita harus menanggalkan semua bentuk keangkuhan diri dan kesombongan di hadapan Allah. Kesombongan adalah suatu sifat yang berbahaya karena sifat itulah yang membuat iblis dikeluarkan dari syurga.

Shalat Khusyuk adalah shalat yang diliputi dengan wajah ikhlas semata-mata untuk mengharap pertemuan denganNya. Shalat tanpa beban. Shalat yang benar-benar dilaksanakan sepenuh hati bukan hanya krena kebiasaan yang melekat pada diri. Karena penelitian menemukan hasil yang spektakuler. Bahwasanya ketika kita shalat tanpa beban, shalat diyakini dapat menjadi terapi efektif untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Shalat juga sebagai sarana untuk mencari kedamaian. Berbeda halnya apabila shalat kita jauh dari kata ikhlas, dilakukan setengah hati atau shalat hanya untuk menggugurkan kewajiban. Shalat macam ini justru dihindari karena dikhawatirkan bukan malah menyembuhkan penyakit yang ada justru tidak memberikan efek apa-apa selain rasa puas karena kewajiban shalat telah gugur.

Ingat, shalat adalah amalan utama yang nantinya akan dihisab di akhirat. Kita perlu berbenah kawan. Kita perlu untuk memperbaiki shalat kita dan belajar untuk lebih khusyuk. Lebih ikhlas bahwa semata-mata shalat kita hanya untukNya. Mari kita belajar disini, melalui buku ini. Belajar mengungkap rahasia shalat khusyuk.