Resensi Buku "Tukang Bubur Naik Haji"

03.16 0 Comments A+ a-




Judul buku       : Tukang Bubur Naik haji
Pengarang        : Abu Faiq Khalilurrahman
Penerbit           : Araska
Tebal                : 134 Halaman
Cetakan           : 1

Buku ini bukan saja berkisah tentang kehidupan seorang tukang bubur yang mendapat kesempatan untuk pergi haji. Buku ini bukan novel fiksi tetapi berupa kumpulan kisah-kisah nyata dahsyatnya menyantuni anak yatim, shalat tahajud dan shalat dhuha. Kumpulan kisah-kisah inspiratif yang menyentuh hati dan menyegarkan iman. Buku ini dikumpulkan penulis dari berbagai sumber referensi yakni dari berbagai buku dan blog.
Abu Faiq Khalilurrahman adalah nama pena dari Denis Fariandi Pakih. Sang penulis terkenal telah menghasilkan karya berupa buku-buku islam populer.  Penulis juga piawai dalam menerjemahkan buku-buku bahasa arab. Buku-buku yang sudah dihasilkannya antara lain : Panduan lengkap Pernikahan (Diva Press), Syarh Al Hikam (Diva Press), Panduan Lengkap Tata Cara Sholat (Diva Press), Panduan Ibadah Shalat Saat Sulit (Diva Press), dan masih banyak lagi.
Banyak sekali ibadah dan amalan yang diperintahkan Allah SWT dalam Qur’an dan hadis Rasul. Dan segala bentuk amalan yang Allah perintahkan, pasti ada hikmah dan manfaat disebaliknya. Allah SWT tidak mungkin memerintahkan sesuatu hanya untuk main-main atau kesia-siaan belaka. Diantara berbagai macam ibadah tersebut ada tiga jenis ibadah atau amalan yang keutamaannya luar biasa yakni menyantuni anak yatim, sholat dhuha dan shalat tahajud. Di dalam buku ini dikupas tuntas, fadhilah atau keutamaan-keutamaan melakukan ketiga ibadah tersebut.
Buku ini terdiri dari tiga bagian; (1) Dahsyatnya kisah-kisah inspiratif membantu anak yatim, (2) Dahsyatnya kisah-kisah inspiratif Shalat Tahajud, dan bagian terakhir (3) Dahsyatnya kisah-kisah inspiratif Shalat Dhuha. Kisah-kiah inspiratif yang dipaparkan dalam buku ini begitu menggugah iman dan memotivasi. Efek dari ketiga ibadah tersebut tidak hanya menjelaskan keutamaan di dunia saja, tetapi  juga dijelaskan keutamaan melakukan ketiga ibadah tersebut dan manfaatnya di kehidupan akhirat.
Akhir kata, buku ini dapat dijadikan sarana untuk memotivasi kita melakukan ketiga amalan luarbiasa tersebut; menyantuni anak yatim, shalat tahajud, shalat dhuha. Dan bagi pembaca buku ini khususnya semoga dapat mengambil hikmah yang ada di setiap kisah. Orang yang cerdas adalah seseorang yan dapat mengambil pelajaran dari sesuatu kemudian menerapkannya untuk dirinya terlebih dahulu. Hikmah adalah harta bagi seorang mukmin.